SANG MAHA CINTA: Nasehat Orang Tua Kepada Anaknya

Anakku
hari ini ayah bundamu
menangis bahagia

. . .

Bahagia
melihatmu sudah beranjak dewasa

. . .

Bahagia
melihatmu sudah siap berumah tangga

. . .

Bahagia
melihatmu telah menemukan
tambatan hati
yang bersamanya
engkau akan mengarungi
luasnya samudera kehidupan
dimana kalian akan mengguratkan
tapak-tapak sejarah yang tiada terlupakan

. . .

Anakku,
Hari ini ayah bundamu melepaskanmu
dengan tangis dan tawa
Sebagai orang tua
yang kehilangan buah hatinya
sekaligus menemukan jati diri anaknya

. . .

Bahwa
engkau bukanlah milik kami
Karena kami ini tak lebih
hanya hamba yang mendapatkan amanah
dari Sang Maha Memiliki

. . .

Untuk sekedar menyiapkanmu
mengarungi jalan hidupmu sendiri

. . .

Sebuah bentangan jalan hidup
yang sangat berbeda
dengan yang telah kami lalui

. . .

Hidupmu adalah milikmu
hidupmu adalah milik anak-cucumu
hidupmu adalah milik orang-orang
yang membutuhkanmu
di zamanmu

. . .

Bukan milik ayah bundamu
meskipun kamilah penyebab kelahiranmu

. . .

Bukan milik ayah bundamu
meskipun kamilah yang mendidikmu

. . .

bukan milik ayah bundamu
meskipun kami sungguh mencintaimu
dengan sepenuh rindu

. . .

Sayangku
Hari ini ayah bundamu berlapang dada
melihatmu dalam kain kebaya
yang menandai perjalanan
hidup barumu yang penuh cinta

. . .

Meskipun
cinta tidak selalu bermakna tertawa
karena cinta juga bisa berwujud tangis
antara bahagia dan derita
antara suka dan duka
antara kegagalan dan kesuksesan
antara kesempitan dan kelapangan

. . .

Tak apa
biarkanlah kehidupan menampakkan
dirinya dengan seribu wajah
tetapi ia tidak akan pernah bisa berdusta
kepada orang-orang yang menyapanya
dengan penuh rasa cinta
bahwa kehidupan ini akan menjadi surga
bagi para pengabdi cinta

. . .

Cinta
akan menjadi kekuatan yang tiada tara
dalam mengarungi ganasnya kehidupan
yang seringkali menjungkirbalikkan
siapa saja yang melaluinya
dengan kebencian

. . .

Cinta
menjadi layar yang kokoh tiada bandingnya
dalam menjalankan biduk rumah tangga
yang seringkali dihempas gelombang
Dan menceraiberaikan
siapa saja yang ada di dalamnya
sambil menyelamatkan mereka
yang tak ikut bersalah

. . .

Cinta
menjadikan seseorang kuat bertahan
dalam beratnya ujian dan cobaan
menjadikan seseorang peka
dan penuh kepedulian
serta menjaganya
dalam indahnya kerhamonisan
Karena
Cinta adalah perwujudan DIA
Sang Maha Cinta
yang selalu bersama mereka
yang menggelorakan Sifat-sifat-Nya
yang penuh cinta

. . .

Anakku,
Sayangku, Cintaku
Hari ini ayah bundamu berpesan
warnailah lembaran hidupmu dengan cinta
iringi langkahmu dengan cinta
alirilah pembuluh darahmu dengan cinta
hiruplah nafasmu sepenuh cinta
dampingi suamimu dalam cinta
belailah anak-anakmu
dan seluruh generasi sesudahnya
dengan cinta

. . .

Karena itu berarti
engkau telah menghadirkan
Sang Maha Cinta
ke dalam seluruh geletar jiwamu
dan kehidupanmu
DIA akan memberkatimu
dengan segala rahmat-Nya
yang penuh cinta

. . .

Dengan menyebut nama-Nya
Dzat Yang Menguasai dan menjadi Sumber
Segala Cinta

. . .

Hari ini
Ayah bundamu berdoa
semoga hidupmu akan terus
mengalirkan rasa cinta
untuk suamimu, anak-anakmu
cucu-cucumu
dan seluruh generasi sesudahmu
Karena dengan cinta itulah
engkau akan menapaki hidup bahagia
di dalam ridha-Nya
Dan meleburkan diri dalam harmoni
Dzat Penguasa Jagat Semesta
Sang Maha Cinta

. . .

Ridha ayah bundamu
semoga menjadi ridha Allah kepadamu
Aamiin yaa mujiibas saailin

. . .

Empire Palace, Surabaya

10 Maret 2012

[Cuplikan dari buku: 'SANG PENGANTIN & GENERASI CINTA']

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s