See All...

See All...

See All...

Saya mengikuti terus buku-buku Anda, di antaranya adalah "Memahami Al Qur'an dengan Metode Puzzle". Saya sependapat dengan cara Anda dalam mengupas ayat-ayat Al Qur'an dari sisi ilmu pengetahuan. (Disampaikan di buku "Beragama dengan Akal Sehat")

Prof dr. H. BAMBANG RAHINO SETOKOESOEMO (Rektor Universitas Airlangga Surabaya 1993-1997)

Saya sependapat dengan Mas Agus Mustofa bahwa umat Islam ini jangan terkotak-kotak dalam kelompok dan golongan. Sudah bukan waktunya lagi untuk membesar-besarkan perbedaan. Yang harus kita lakukan justru adalah mencari kesamaannya supaya umat Islam bersatu membangun dirinya ke masa depan. Saya mendukung sepenuhnya usaha-usaha Mas Agus untuk mempersatukan umat. (Disampaikan saat memberikan keynote speech pada acara "Weekend Astrofotografi" 2015 di Universitas Brawijaya Malang)

Prof. Dr. Ir. MOHAMMAD BISRI M.S. (Rektor Universitas Brawijaya 2014-2018)

Agus Mustofa menguraikan konsep-konsep pemikiran Islam lewat pendekatan saintifik yang jarang dilakukan oleh ulama-ulama lain. Kita memperoleh pelajaran yang sangat berharga darinya. (Agus Mustofa, pembicaran tunggal dalam peringatan Isra' Mi'raj di Universitas Brawijaya, Malang, 2008)

Prof. Dr. Ir. YOGI SUGITO (Rektor Universitas Brawijaya, Malang 2010-2014)

Kami senang bisa berdiskusi langsung dengan Pak Agus Mustofa tentang buku-bukunya yang kontroversial, terutama "Ternyata Akhirat Tidak Kekal" dan "Tak Ada Azab Kubur?" (Disampaikan saat Agus Mustofa menjadi pembicara tunggal dalam "Diskusi Eskatologi" di hadapan senat guru besar dan civitas akademika, IAIN Antasari, Banjarmasin, 2007)

Prof. Dr. H. KAMRANI BUSERI (Rektor IAIN Antasari, Banjarmasin, Kalsel, 2001-2009)

Tulisan-tulisan Anda sangat menginspirasi. Dengan produktivitas setiap tiga bulan menerbitkan satu buku, mestinya suatu ketika akan ada perguruan tinggi yang menganugerahi Anda penghargaan Doktor Honoris Causa. Saya menganjurkan staf pengajar di UIN Syarif Hidayatullah untuk membaca buku-buku Anda agar menjadi bahan diskusi dalam memahami Islam modern.

Prof. Dr. KOMARUDDIN HIDAYAT (Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2006-2015)

Sudah lama saya mengikuti tulisan-tulisan Mas Agus Mustofa. Saya melihat Anda sudah bisa menyatukan antara pemahaman agama dan sains-teknologi. Alhamdulillah, hari ini kita bisa bertatap-muka untuk mendiskusikan tentang bagaimana seharusnya umat Islam memahami agamanya di era modern ini. (Disampaikan saat Agus Mustofa diundang sebagai pembicara tunggal pada acara seminar "Pengaruh Dzikir Terhadap Kesehatan & Psikologi" di Fakultas Psikologi & Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015)

Prof. Dr. MOH. SHOLEH (Dekan Fakultas Sains & Teknologi dan Fakultas Psikologi & Kesehatan UIN Sunan Ampel)

Semoga Allah memberikan petunjuk, bimbingan, serta ilmu-ilmu-Nya kepada Mas Agus Mustofa, sehingga umat memperoleh pencerahan lebih banyak. (Disampaikan saat menjadi salah satu pembicara seminar "Islam Untuk Dunia" dengan Agus Mustofa di Tuban, Juni 2008)

ABU SANGKAN (Trainer Shalat Khusyuk & Pembina Shalat Center)

Agus Mustofa, pengarang buku yang judulnya cukup 'provokatif' ini, termasuk salah seorang yang terus berpikir dan merenungkan tanda-tanda keagungan Allah di langit dan bumi (alam semesta). Latar pendidikannya (Teknik Nuklir Universitas Gajah Mada) dan ketekunannya menyimak ayat-ayat Al Qur'an, membuat Agus Mustofa dapat dengan fasih menuangkan hasil-hasil perenungan dan pemikirannya terhadap ayat-ayat kauniyah. (Disampaikan sebagai pengantar buku "TERNYATA AKHIRAT TIDAK KEKAL")

A. MUSTOFA BISRI (Rais Aam Syuriah PBNU, Budayawan Islam, & Pemangku Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Leteh, Rembang)

Terima kasih Mas Agus, yang sudah lama saya kenal, karena Beliau banyak menulis buku, khususnya tentang hisab dan rukyat. Dan saya menyimpulkan ini adalah upaya yang sangat bagus untuk menyatukan. Tidak hanya rukyat dan hisab, tetapi umat Islam di dalam menunaikan ibadah Ramadhan dan juga Idul Fitri. (Disampaikan sebagai Moral Speech dalam acara pembukaan Workshop Astrofotografi, Surabaya, 26 April 2014)

Prof. Dr. DIN SYAMSUDDIN M.A. (Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015 & Ketua MUI 2010-2014)

Sebagai Menteri Pendidikan, saya sangat berterimakasih (kepada Agus Mustofa, red.). Saya melihat ini adalah bagian dari pendidikan untuk mengajak anak-anak kita lebih memperdalam, gandrung, dan memahami fenomena alam yang terkait dengan kegiatan keagamaan kita. Sekali lagi, ini adalah ikhtiar yang luar biasa. (Disampaikan sebagai keynotes speech dalam acara pembukaan Workshop Astrofotografi, Surabaya, 26 April 2014)

Prof. Dr. MUHAMMAD NUH, DEA (Mendikbud RI 2009-2014, Menkominfo 2007-2009, Rektor ITS 2003-2007)

Saya suka membaca buku-buku mas Agus Mustofa dan juga mengikuti ceramah-ceramahnya di TV. Saya merasa memiliki frekuensi yang sama dengan mas Agus. (Disampaikan saat Agus Mustofa bedah buku "Ternyata Akhirat Tidak Kekal", di Pondok Tremas, Pacitan, Juni 2008).

KH. FUAD CHABIB DIMYATHI (Pemangku Pondok Tremas, Pacitan)

Saya sudah membaca buku "Akhirat Tidak Kekal" ini sekitar 2 tahun yang lalu. Hari ini saya tidak ingin membahasnya, tapi justru ingin mendengarkan presentasi penulisnya... (Disampaikan ketika Prof. Yunahar Ilyas menjadi pembahas dalam Bedah Buku "Ternyata Akhirat Tidak Kekal" di P.T. Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur, Sept 2006)

Prof. DR. YUNAHAR ILYAS, Lc, M.Ag. (Salah satu ketua PP Muhammadiyah 2005-2010 & ketua MUI Pusat 2005-2010)

Hanya orang-orang yang belum membaca buku-buku ustadz saja yang mungkin ngeri dengan judulnya. Padahal isinya bagus-bagus kok. Syukron ustadz. (Disampaikan lewat sms, ketika Agus Mustofa menyumbangkan buku-bukunya ke perpustakaan Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Agustus 2008)

Prof. Dr. AHMAD ZAHRO, M.A. (Direktur Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya, periode 2005-2009. Direktur Imarah-Ijtima’iyah Masjid Nasional al-Akbar Surabaya, 2006-2010)

Menurut saya pak Agus harus mensosialisasikan konsep tentang ruh & jiwa terkait dengan saat konsepsi bayi di dalam rahim. (Disampaikan saat Agus Mustofa menjadi salah satu pembicara "Seminar Terapi Stem Sel" di Fakultas Kedokteran UNAIR, Surabaya, Okt 2008)

Prof. Dr. dr. S. TAAT PUTRA, M.S. (Guru besar Fakultas Kedokteran UNAIR. Tim Pendiri & Ketua Umum Masyarakat Neurosains Indonesia)

Luar biasa. Anda menulis 20 buku best seller hanya dalam waktu 5 tahun. Sedangkan saya menulis 20 buku dalam kurun waktu 35 tahun. (Disampaikan pada saat Prof. Ricklefs berkunjung ke rumah Agus Mustofa di Surabaya, Oktober 2008).

Prof. M. C. RICKLEFS (Guru besar National University of Singapore, University of London, Australia National University, University of Melbourne, dan penulis buku "A History of Modern Indonesia")

Saya membaca buku pak Agus Mustofa pertama kali di Arab Saudi: "Pusaran Energi Ka’bah" versi bahasa Arab. Sedangkan versi bahasa Inggrisnya saya dapatkan ketika saya sudah kembali ke Singapura. Kemudian, saya putuskan membeli semua bukunya yang versi bahasa Indonesia di Surabaya dan Jakarta. Akhirnya, saya mengundang pak Agus ke Singapura untuk memberikan ceramah agar bisa berdiskusi secara langsung. (Disampaikan pada saat Agus Mustofa diundang berceramah di Singapura, November 2008)

SHAFI NURUL ANWAR, PhD (Doktor Bio-engineering & Ulama Singapura)

Mas Agus, 5 faktor kemajuan umat Islam yang Anda uraikan sungguh luar biasa. Mudah-mudahan menjadi barokah yang besar buat umat. (Disampaikan saat Agus Mustofa diundang sebagai salah satu pembicara dalam ‘Seminar Indonesia Belum Selesai’, di Grha 165, Jakarta, materi ‘Membonsai Islam’, Agustus 2008).

ARY GINANJAR (Motivator dan CEO ESQ Leadership Training)

Mas Agus, terima kasih bukunya. Anda produktif sekali. Selamat ya..! (Disampaikan lewat SMS, saat Agus Mustofa menghadiahkan bukunya: "Ternyata Adam Dilahirkan", Juni 2007)

TAUFIQ ISMAIL (Sastrawan angkatan 66, penerima penghargaan Anugerah Seni dari pemerintah RI pada tahun 1970)

Alhamdulillah, syukron katsir ya ustadz. Hadzal yaum qad futiha al hiyaathah al ‘amaliyah wa bathan lam maghayyir... (Disampaikan lewat SMS saat diskusi tentang ‘Dzikir & Doa’ dengan Agus Mustofa, seusai transplantasi liver, Agustus 2007)

DAHLAN ISKAN (Menteri BUMN 2011-2014 & CEO Jawa Pos Group)

Anda sangat produktif. Saya kira Anda mesti lebih banyak lagi menulis buku untuk kemanfaatan masyarakat luas dan bangsa. (Disampaikan saat Agus Mustofa diundang ke rumah kediaman di Cikeas, Bogor bersama 10 penulis buku lainnya. Esoknya ia diundang lagi ke Istana Presiden, Jakarta, untuk membicarakan soal krisis energi, November 2005)

SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (Presiden RI 2004-2014)


VIDEO

Bagaimana Cara Bertransaksi di Agusmustofa.com?

06 June 2016 - 17:05

See All...

NGAJI TASAWUF MODERN

Bersama Agus Mustofa*

*Penulis buku-buku "Serial Diskusi Tasawuf Modern"

"GEMETAR DALAM TAKBIR"

Suara takbir itu bergema. Membahana di seluruh relung-relung jiwa. Gelombangnya menggetarkan kalbuku. Serasa mengiris nurani bagai sembilu

. . .

Terasa perih menyayat hati yang luka. Terkoyak oleh perjalanan waktu. Menorehkan sejuta khilaf dan dosa. Di ujung setiap perjalanan hidupku

. . .

Suara takbir itu membahana. Menyelimuti seluruh horizon pendengaranku. Gemetar jiwaku larut dalam nada-nada rindu. Melebur rintihan taubat yang terasa mencekat

. . .

Tumpah air mata membasahi sajadah. Di ujung Ramadan yang datang menjelang

. . .

Takbir itu terus membahana. Memancarkan cahaya membubung ke angkasa. Menyergap pandangan mata batinku. Meliputi seluruh cakrawala jiwaku.

. . .

Air mataku tak terbendung lagi. Membanjiri sajadah i’tikafku. Larut dalam permohonan ampunan. Melebur di kedalaman rasa syukurku

. . .

Allahu Akbar. Allahu Akbar. Laa ...

Komentar & Diskusi